DOTA 2 LoL
Champions

Membandingkan Desain DoTA 2 dan League of Legends Champion/Hero

Sejak awal kemunculan League of Legends, banyak player selalu berdebat tentang desain champion yang digunakan di sini. Sekarang ini hal ini tentu sudah tidak banyak dibicarakan lagi karena masing – masing game mengambil jalan berbeda dalam arah desain champion atau hero dalam game.

Walaupun begitu, jika kamu tertarik tentang desain game, membandingkan dua game ini tentunya bisa jadi studi kasus yang menarik. Dalam game ini, setiap hero ataupun champion bisa dilihat dari desain tampilan, desain mekanik dan juga desain lore. Mari bersama membandingkan ketiga hal tersebut secara lebih dekat dalam artikel ini.

Desain Tampilan

LOL DOTA 2

Dari segi penampilan tentu orang memiliki preferensi sendiri tentang ini, namun dari segi popularitas character LoL lebih unggul dari DoTA 2. Character design pada game ini menggunakan estetik anime untuk menarik perhatian. Tentu kamu bisa menemukan monster pada rooster champion di game ini, namun dari segi character yang disukai, champion dengan bentuk manusia seperti Anri, Lux dan Alkali sangat populer.

Character di DoTA 2 tergolong unik dan lebih beraneka ragam tapi lebih memilih bentuk monster. Hero manusia di DoTA 2 lebih terbatas dan membuatnya sulit terjual. Character manusia seperti di LoL juga menarik komunitas cosplayer dan akhirnya lebih menjual. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan media seperti video musik dari K/DA, DoTA 2 tentu sulit menyaingi hal seperti ini dengan desain karakternya.

Desain Mekanik

LOL VS Dota 2

Walaupun kalah dari segi penampilan, mekanik hero DoTA 2 lebih unggul daripada champion di LoL. Mekanik seperti hero Invoker tentu akan sulit diaplikasikan di game LoL karena kompleks. Penggunaan sistem stat dengan atribut STR, AGI dan INT juga bisa dibilang genius. Mekanik ini memberi tiap hero feel yang unik dan lebih mendekati RPG.

Hero di DoTA 2 jika tidak terlalu terkotak – kotak seperti LoL karena penggunaan mekanik atribut ini. Jika di LoL champion marksman akan kesulitan mengambil peran support, tapi di DoTA 2 hero AGI bisa saja menjadi core, carry ataupun support tergantung tool kit hero tersebut dan juga item build yang ia gunakan.

Kesimpulan

Dota-2-vs-League-of-Legends

Dari kedua analisis tersebut masing – masing game mengejar desain yang berbeda. Kamu sebagai player tentu memiliki preferensi sendiri tentang mana game yang lebih kamu sukai. Mudah – mudahan dengan informasi analisis ini kamu lebih tahu preferensi character desain yang lebih sesuai dengan diri kamu.

One Reply to “Membandingkan Desain DoTA 2 dan League of Legends Champion/Hero

Leave a Reply