Ability League of Legends 3
Items

Mulai Main League of Legends? Yuk, Belajar Tentang Abilities!

Bagi Anda yang baru saja mulai mendapatkan League of Legends lewat League of Legends download dan mulai memainkannya, ada berbagai hal yang penting untuk diketahui dan dipelajari terlebih dahulu. Dan salah satunya adalah soal abilities dan runes. Di sini, Anda akan menemukan panduan lengkap tentang ability dari game online buatan Riot Games. Selamat membaca!

Efek Ability di League of Legends

Ability League of Legends

Ability punya berbagai efek bagi para pemain LoL, bahkan banyak yang hanya bisa ditemukan pada champion tertentu. Seringnya, sebuah ability memiliki lebih dari satu efek, dan berikut ini adalah efek yang paling umum:

  • Damage, yang bisa mengurangi dan menghapus health champion yang diserang. Damage-over-time (alias DoT, berdarah, terbakar, dan racun) menghasilkan damage secara perlahan dan bukannya secara instan.
  • Heal, yang bisa mengembalikan health yang berkurang. Jika target atau champion punya health penuh, maka efek ini tidak akan berpengaruh.
  • Shield, yang memberikan health sementara. Shield ditunjukkan pada health bar dengan warna abu-abu muda. Sementara itu, magic damage shield yang hanya menghalau damage dari sihir berwarna ungu, dan physical damage shield yang menghalau damage fisik berwarna oranye.
  • Crowd control (CC), yang melemahkan atau memperlambat lawan terdiri atas hard CC dan soft CC.
  • Buff, yang meningkatkan statistik rekan setim.
  • Debuff, yang menurunkan statistik lawan.
  • Movement, yang memberi champion kemampuan untuk berpindah dengan cepat (berlari, lompat, teleportasi, dan sebagainya). Untuk serangan, istilahnya gap closer dan untuk bertahan, istilahnya adalah escape.
  • Attack modifiers yang memberikan efek spesial pada serangan dasar.
  • Passive effects, yang terjadi tanpa diaktifkan terlebih dahulu selama ability champion tersebut sudah di-rank dengan ability point. Passive effect berbeda dengan passive skill-nya champion.
  • On-hit-effects yang dimiliki beberapa ability, yang biasanya hanya bisa memengaruhi serangan dasar.

Bagaimana Ability Dapat Bekerja

Ability League of Legends 1

  • Cost, atau jumlah sumber daya yang dikeluarkan untuk menggunakan ability. Champion memiliki sumber resource yang terbatas, sehingga jika sumber tersebut kosong, maka champion tersebut tidak bisa menggunakan ability-nya. Kebanyakan champion menggunakan mana, tapi beberapa menggunakan health atau energi yang beregenerasi dengan cepat. Beberapa juga tidak membutuhkan resource, sehingga tidak butuh cost.
  • Scaling, atau bagaimana statistik champion meningkatkan kekuatan dari sebuah ability. Scaling ditunjukkan lewat rasio yang menambahkan sebagian dari statistik yang relevan ke dalam nilai dasarnya.
  • Cooldown (CD), atau jeda sebelum sebuah ability bisa digunakan kembali. Kebanyakan ability langsung masuk ke dalam fase cooldown segera setelah digunakan, tapi ada berbagai variasinya.
  • Range, atau ukuran jangkauan sebuah ability yang digambarkan dengan indikator jangkauan. Jika sebuah ability memiliki jangkauan global, artinya ability itu bisa digunakan di manapun di map League of Legends.
  • Cast time, atau jeda antara penggunaan ability dan efeknya yang digambarkan dengan sebuah bar pada tampilan antarmuka pengguna, dan dengan sebuah efek animasi. Kebanyakan ability punya cast time yang sangat pendek, yaitu kira-kira hanya 0,5 detik. Bahkan ada juga ability yang bisa langsung digunakan lagi.
  • Channel, atau ability dengan cast time yang bisa disela agar ability masuk ke fase CD tanpa menghasilkan efek apapun.

Cara Mengendalikan Ability di League of Legends

Ability League of Legends 2

Pihak Riot mendesain agar ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengendalikan ability seorang champion, yaitu:

  • Auto- targeted, di mana ability langsung memengaruhi semua yang ada di area di sekitar hero yang menggunakan ability tersebut. Cara ini tidak membutuhkan aimin sehingga Anda hanya butuh mengatur posisi champion Anda.
  • Aura, yang nyaris mirip dengan auto-targeted ability. Hanya saja, aura memberikan efek yang bertahan, biasanya buff atau debuff.
  • Targeted, atau ability yang membutuhkan kursor yang diarahkan ke sasaran yang nampak dan berada dalam jangkauan agar bisa digunakan. Kebanyakan ability seperti ini tidak bisa dihindari dan akan terus mengikuti sasarannya bahkan saat bergerak sekalipun sampai akhirnya mengenai target.
  • Skillshot, yang membutuhkan aiming menggunakan kursor. Di sini, Anda bisa melihat aiming yang punya berbagai jenis bentuk dan ukuran, seperti lingkaran atau proyektil garis lurus. Jenis ability ini bisa melesat atau dielak, sehingga Anda perlu melatih dan membiasakan teknik aiming yang cermat dan tepat demi menjadi salah satu pemain League of Legends Indonesia terbaik.
  • Area-of-effect (AoE), yang bisa memengaruhi berbagai unit hanya dalam sekali penggunaan ability.
  • Single-target, yang hanya memengaruhi satu unit dalam masing-masing penggunaan ability.

Leave a Reply