Maps

Mungkinkah Custom Maps dari Komunitas Bisa Dimainkan di League of Legends?

Memainkan game yang sama secara berulang – ulang tentu membosankan, sayangnya League of Legends tidak memberikan banyak pilihan untuk maps unik dan custom mode. Untuk hal ini sepertinya DoTA 2 memiliki pilihan yang lebih baik. Di DoTA 2 kamu memiliki pilihan untuk bermain arcade yang penuh dengan custom maps buatan komunitas DoTA 2.

Hal ini tentu terasa aneh mengingat Riot adalah developer besar yang bisa dengan mudah memberikan mode khusus untuk para player. Memberikan mode khusus dimana komunitas bisa berkreasi dengan bebas tentu tidak akan merugikan siapapun. Maps arcade di DoTA 2, tidak mempengaruhi progress rank dan hanya sebagai rekreasi semata.

Banyak player sudah sejak lama menginginkan custom maps atau sekedar maps baru di League of Legends, namun Riot sepertinya lebih fokus pada core gamenya saja. Hal ini tentu baik untuk core game, tapi untuk player base yang ingin sesuatu yang berbeda, mereka tentu kecewa.

Beberapa waktu lalu, komunitas game ini menunjukan kekecewaan yang luar biasa karena skin untuk maps tidak dapat digunakan lagi. Skin ini sebetulnya hanya membuat tampilan game terasa berbeda tanpa mengubah gameplay sama sekali. Namun sepertinya Riot tidak setuju dengan hal ini dan memutuskan melakukan patch agar semua maps skin tidak dapat diaplikasikan lagi.

Banyak player yang mengaku sudah bosan dengan tampilan game yang begitu – begitu saja. Mereka mengaku puas dengan tampilan champion dengan skin – skin yang tersedia, tapi untuk maps, mereka ingin sesuatu yang baru.

Semisal Riot membuka mode untuk dapat memainkan custom maps yang dibuat komunitas, tentu hal ini akan menghilangkan kebosanan player. Kreativitas komunitas bisa tersalurkan dan Riot tidak perlu mengurusi update maps secara individual, mereka cukup menyerahkan tanggung jawab pada pembuat maps tersebut. Hal yang Riot perlu lakukan hanyalah memberi izin dan juga regulasi. Jika ada maps yang menyalahi aturan, misalnya menggunakan 3D model in game character dari franchise terkenal (misal hero DoTA 2 ataupun Batman) mereka bisa menutup maps tersebut.

Gambaran ini sepertinya hanya mimpi belaka karena Riot tidak peduli dengan seruan komunitas tentang hal ini. Kita di sini hanya bisa berharap kedepannya League of Legends mendapat lebih banyak maps yang bisa dimainkan, karena sekarang pilihannya terlalu sedikit.

Leave a Reply