PUBG Mobile

GPA Indonesia Series: Wadah Gamer untuk Kembangkan Bakat

GPA Indonesia Series 2019 merupakan wadah baru bagi para gamers di Indonesia untuk mengembangkan bakat mereka. Pada pekan lalu, antusiasme pada gamers di Indonesia cukup terlihat. Mereka memadati salah satu cafe di BSD Tangerang untuk mengikuti turnamen PUBG Mobile. Kali ini, turnamen yang mereka ikuti menggunakan platforms GameLoop Players Arena atau GPA. Turnamen ini juga menjadi seri kedua di dalam rangkaian turnamen berjudul GPA Indonesia Series.

Turnamen seri kedua ini diadakan secara offline dengan diikuti oleh 16 tim. Berlokasi di Prime NND iCafe, kejuaraan ini berlangsung sampai pukul 19.00 WIB. Kejuaraan yang berlangsung hingga berjam-jam tersebut akhirnya berhasil menelurkan beberapa juara muda untuk kompetisi PUBG Mobile. Mereka adalah CrashAgaints di posisi pertama, NagaBonar di posisi runner up, dan juga AWM SVL di posisi ketiga.

ESPORTS ID

Masing-masing pemenang pun berhak membawa hadiah uang tunai. Juara pertama mendapatkan uang senilai Rp 3 juta, juara kedua Rp 2 juta, dan juara ketiga Rp 1 juta. Asal Anda tahu, pada seri kedua ini, AWM SVL yang pada seri sebelumnya menjadi juara, kali ini harus puas dengan posisi ketiga.

Para peserta yang mengikuti GPA Indonesia Series ini pada umumnya berasal dari di sekitar Jabodetabek, khususnya Jakarta dan Bekasi. Pemain yang mengikuti turnamen ini rata-rata masih berusia 14 tahun. Dengan antusias yang tinggi, mereka menghadiri turnamen kecil tersebut. Mimpi mereka pada umumnya adalah sama, yakni berusaha menjadi gamer profesional. Dalam hal ini, Gameloop Indonesia dengan senang hati memfasilitasi keinginan mereka untuk mengembangkan bakat. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, para jawara GPA ini bisa menjadi atlet profesional.

Dimas, salah satu peserta dari kompetisi ini yang baru berusia 12 tahun, mengungkapkan tentang pengalamannya. Dimas adalah seorang gamers sejati yang punya mimpi menjadi atlet esports. Pada kompetisi ini, ia datang bersama tiga temannya di tim bernama JEEP. Akan tetapi, sesuai dengan peraturan kompetisi, tiap tim harus mempunyai 4 pemain. Sempat galau, akhirnya Dimas dan tim memutuskan untuk tetap hadir. Beruntung saat sampai di lokasi, ia menemukan satu orang pemain yang datang sendirian.

Meski belum berkesempatan menjadi juara, Dimas dan kawan-kawan mengaku tak menyerah. Masih ada banyak kesempatan yang bisa mereka ikuti. Turnamen seperti ini menjadi wadah bagi Dimas dan kawan-kawan untuk mengembangkan diri.

Sebagai panitia penyelenggara, GameLoop sendiri sudah berhasil menarik sejumlah sponsor dan juga mitra untuk ikut bergabung. Beberapa platform streaming yang ikut menyukseskan GPA Indonesia series adalah Nimo TV, Nono Live, dan juga Bigo Live.

Android Police

Menurut Michelle Xu yang merupakan kepala pemasaran GameLoop Indonesia, kompetisi berikutnya akan segera diselenggarakan pada bulan September. Untuk seri ketiga ini, GameLoop mempunyai rencana untuk membuat GPA Indonesia Series ini lebih besar dan lebih meriah lagi. Prize pool yang dijanjikan pun akan lebih besar demi menarik minat lebih banyak penggemar PUBG Mobile untuk bergabung.

Tak hanya menyelenggarakan turnamen, GameLoop juga mmenyediakan banyak ponsel yang sudah terkoneksi dengan PC agar para peserta bisa mengikuti GPA Indonesia series. Untuk peserta yang spesifikasi smartphone-nya rendah, mereka bisa menggunakan fasilitas tersebut.

Demikian adalah kabar tentang GPA Indonesia Series. Apakah Anda tertarik untuk bergabung? Anda bisa mengikuti seri berikutnya. Siapkan squad Anda dan berlatihlah lebih keras lagi. Ingat, prize pool di seri ketiga akan lebih besar, lho!

Leave a Reply