Tencent
PUBG Mobile

Hadir Game For Peace Pengganti PUBG Mobile China

Game For Peace pengganti PUBG Mobile sudah terbit. Seperti yang kita tahu bersama, PUBG Mobile dilarang di China. Pelarangan ini memang sangat disayangkan. Bagaimanapun, PUBG Mobile adalah produk game yang diproduksi di China. Akan tetapi, justru negaranya sendirilah yang melarang penggunaan game battle royale paling populer ini. Meski begitu, Tencent selaku penerbit tak tinggal diam. Mereka terus mengembangkan game baru yang lebih ramah dan bisa diakses oleh orang-orang yang ada di negaranya. Game for Peace adalah jawabannya.

PUBG Mobile sendiri sudah resmi dicabut oleh Tencent Holdings pada 7 Mei 2019. Kali ini, Tencent benar-benar menggantinya dengan sebuah game baru yang dinamakan Game for Peace. Game pengganti PUBG Mobile ini sudah diluncurkan pada Kamis, 23 Mei 2019 lalu. Game for Peace ini telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat. Cukup mengejutkan, baru beberapa hari meluncur, game ini sudah memperoleh keuntungan sebesar sekitar Rp 200 miliar dari Appstore eksklusif China.

Game terbaru pengganti PUBG Mobile khusus negeri Tiongkok ini sebenarnya tak berbeda jauh dengan PUBG Mobile. Game for Peace lebih mengangkat kearifan lokal China untuk menekan efek-efek negatif yang ada di game ini. Pengembangan game seperti inilah yang akhirnya mendapatkan persetujuan dari pemerintah China.

Game for Peace akan menempatkan para pemain sebagai prajurit China. Kearifan lokal ini diharapkan bisa meningkatkan nilai patriotisme para pemain. Tak hanya karakternya yang diubah, Tencent juga menghilangkan efek darah pada game ini. Untuk karakter yang tertembak dan kemudian kalah, tak ada efek darah yang mencuat. Karakter yang kalah akan berlutut kemudian memberikan loot sambil melambaikan tangan untuk mengucapkan selamat tinggal.

Alasan Pemerintah China Melarang PUBG Mobile

Game For Peace memang menjadi alternatif yang paling tepat untuk Tencent dan sebagian besar masyarakat China yang ingin memainkan game battle royal ini. Dulu, tak selang beberapa lama saat PUBG Mobile rilis, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memblokir game ini. Ada banyak alasan mengapa pemerintah melarang PUBG Mobile. Tencent pun akhirnya mafhum dengan keputusan pemerintah setempat dan mencoba mengembangkan game yang lebih ramah untuk semua kalangan masyarakat.

Beberapa alasan mengapa game ini dilarang di negerinya sendiri adalah adanya efek darah yang bisa berpengaruh pada psikologis para pemain. Tak hanya itu, game ini juga dinilai mengeksplorasi karakter perempuan. Bahkan, tak sedikit karakter-karakter perempuan yang berpenampilan vulgar. Lalu, alasan lainnya adalah adanya fitur chatting yang dimanfaatkan untuk melakukan percakapan tak pantas. Terakhir, game ini pada akhirnya diblokir karena digunakan oleh pemain tak bertanggung jawab untuk melakukan misi penipuan.

Game for Peace Mendapat Dukungan dari Pemerintah China

Pelarangan PUBG Mobile bukan berarti pemerintah membenci game buatan Tencent ini. Pemerintah lebih menghimbau pihak penerbit untuk bisa menerbitkan game-game yang lebih aman dan ramah. Game for Peace adalah konten game baru yang lebih aman dan ramah untuk para pemain asal China. Game ini pun mendapatkan respon positif dari berbagai pihak.

Tencent saat ini pun sedang membangun sistem dasar untuk turnamen Game for Peace. Proses verifikasi pemain profesional juga akan segera dilangsungkan pada bulan Juli mendatang di Xian. Syarat utama untuk mendaftar menjadi pro player adalah minimal berusia 18 tahun. Organisasi Esports di China pun sudah mulai merekrut pemain-pemain potensial untuk bermain di Game for Peace ini.

 

Leave a Reply