HiTekno
PUBG Mobile

Jumlah Pemain Terus Menurun, PUBG Mulai Ditinggalkan?

Game PUBG menjadi salah satu game populer beberapa waktu belakangan. Akan tetapi, di dunia digital, persaingan semakin cepat dan ketat. Game yang telah dimainkan di berbagai belahan bumi dan mempunyai beberapa platform ini sepertinya mulai mengalami penurunan popularitas. Jumlah pemain PUBG, terutama PUBG PC, terus mengalami penurunan. Apakah ini tanda bahwa PUBG PC mulai ditinggalkan?

DIlansir dari hitekno, Game yang selama ini didistribusikan melalui STEAM ini memang mengalami penurunan jumlah pemain yang cukup drastis. Padahal, jika kita melihat lebih jauh lagi, peminat game jenis battle royale masih banyak. Ini tentu menjadi PR untuk PUBG Corporation sebagai salah satu pengembang untuk membuat permainan lebih menarik lagi. Jika tidak, game ini bisa-bisa akan ditinggalkan oleh para pemainnya.

PUBG

Isu ini bukan omong kosong. Menurut data SteamCharts, jumlah pemain PUBG Mobile beberapa bulan terakhir mengalami fluktuasi. Akan tetapi, jika dilihat secara keseluruhan, angkanya lebih condong ke mengalami penurunan. Bahkan, pada bulan lalu, pengguna PUBG di STEAM hanya mampu mencapai angka rata-rata 311 ribu pemain saja. Ini tentu jadi sesuatu yang cukup memprihatinkan.

Angka yang diperoleh pada bulan September 2019 lalu itu sangat sedikit jika dibandingkan dengan awal tahun 2019. Lalu, jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2019, jumlah tersebut turun sebanyak 13 persen.

PUBG

Lalu, memasuki bulan Oktober, jumlah pemain PUBG PC lagi-lagi mengalami penurunan. Selama 30 hari terakhir, tercatat pemain game battle royale ini hanya menyentuh angka 288 ribu pemain aktif. Angka ini turun sekitar 7.4 persen dibandingkan dengan 30 hari sebelumnya.

Jika Anda mengikuti perkembangan jumlah rata-rata pemain PUBG PC, Anda pasti akan merasakan perbedaan besarnya. Pada Januari 2018, game ini mencapai rekor pemain aktif terbanyak, yakni sebesar 1.58 juta pemain aktif. Bulan Januari 2018 juga sekaligus menjadi rekor pemain terbanyak dalam satu waktu. Sejak saat itu, jumlah pemain PUBG Mobile bisa dibilang selalu mengalami fluktuasi.

PUBG

Penurunan pemain mulai terasa cukup drastis pada Mei 2019 ini. Rata-rata pemain tak lagi mencapai jumlah jutaan. Dua bulan terakhir, jumlah pemain kati bahkan tak bisa mencapai 700 ribu pemain. Apa yang menyebabkan penurunan yang cukup drastis ini?

Faktor yang menyebabkan penurunan jumlah pemain ini tidak lain adalah karena munculnya berbagai game jenis baru. Di dunia digital, sesuatu rasanya cepat membosankan. Oleh karena itu, pengembang juga harus selalu punya inovasi baru agar game-game mereka bisa terus berjaya.

Sementara untuk PUBG Mobile, popularitasnya sekarang ini pun mulai terguncang. Salah satu faktornya adalah karena munculnya COD Mobile yang sekarang ini banyak digandrungi oleh kaum muda. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, tentu saja PUBG Mobile bisa benar-benar mati.

Menurunnya jumlah pemain tentu saja berkaitan dengan menurunnya popularitas. Bahkan, ada juga tim esports besar yang membubarkan roster PUBG, lho. Tim yang memutuskan pamit dari dunia kompetitif PUBG adalah Optic Gaming. Padahal, seperti yang sudah kita ketahui bersama, OpTic gaming menjadi salah satu team besar yang berasal dari Amerika Utara.

Sebelum tim raksasa ini memutuskan untuk membubarkan roster PUBG mereka, sebelumnya Vega Squadron serta Team Empire juga memutuskan untuk pamit dari PUBG. Lalu, seperti apa nasib tim-tim PUBG lainnya?

Bagaimanapun, PUBG menjadi salah satu game legendaris. Semoga saja kondisi yang cukup krisis ini segera teratasi. Kita harus menyelamatkan ekosistem PUBG mengingat game ini juga sangat populer di Indonesia.

Leave a Reply