google
PUBG Mobile

Pemerintah Yordania Blokir Akses Gim PUBG Mobile

Terjadi lagi, kini ada satu negara lagi yang melarang akses PUBG Mobile untuk masyarakatnya. Pemerintah Yordania akhirnya memutuskan untuk memblokir akses PUBG Mobile. Untuk kita yang sudah lama berada di komunitas ini, kabar ini tentu sudah tidak mengejutkan lagi. Beberapa negara memang sudah melarang game ini. Di Indonesia pun, MPU Aceh sudah membuat fakta bahwa game ini haram.

Ada beberapa negara yang sebelumnya sudah melarang PUBG Mobile. Negara tersebut adalah India, Nepal, Irak, dan Indonesia. Saat ini, Yordania kembali menambah daftar panjang negara yang melarang PUBG Mobile. Kira-kira, apa alasannya?

Pemblokiran PUBG Mobile telah diumumkan oleh Komisi Regulasi Telekomunikasi Yordania. Mereka mengatakan bahwa PUBG saat ini sudah tidak dapat lagi dimainkan. Aturan ini tidak hanya berlaku untuk masyarakat. Karyawan mereka di istana pun sudah tidak boleh memainkan game yang satu ini.

Alasan pemblokiran game PUBG Mobile ini hampir sama dengan alasan-alasan negara lainnya. Game ini dianggap sebagai game yang berdampak negatif pada masyarakat. Menurut penjelasan dari psikolog di Yordania, game ini berkontribusi mendorong remaja untuk melakukan bullying terhadap teman sebayanya. Bahkan, game ini bisa mempengaruhi anak-anak untuk melakukan kekerasan yang sama di dunia nyata. Oleh karena itu, banyak psikolog di Yordania mewanti-wanti masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan game battle royale ini.

Usaha pemblokiran ini akhirnya dilakukan oleh pemerintah Yordania. Masyarakat sudah mulai kecanduan game PUBG. Banyak sekali masyarakat yang bahkan sudah tidak bisa mengontrol diri atas waktu bermain PUBG. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, pemerintah khawatir ini akan menimbulkan dampak yang lebih buruk lagi, baik bagi diri sendiri maupun bagi negara. Langkah tegas pun akhirnya dilakukan oleh pemerintah, yaitu dengan memblokir akses untuk bermain PUBG Mobile.

Pemerintah Yordania juga mengungkapkan bahwa pemblokiran ini juga dilakukan berdasarkan penjelasan dari WHO (World Health Organization). Beberapa waktu lalu, WHO sudah merilis pernyataan bahwa PUBG termasuk permainan yang mengandung kekerasan. Permainan ini bisa membuat para pemain menjadi kecanduan dan terisolasi dengan lingkungan. Lebih lanjut, para pemain juga mungkin sekali untuk melakukan kekerasan yang sama. Penjelasan dari WHO ini ikut mempengaruhi keputusan dari Pemerintah Yordania.

Kabarnya, tak hanya PUBG saja yang diblokir. Pemerintah juga mempertimbangkan untuk memblokir game Fortnite. Alasannya sama, yaitu game Fortnite mempunyai efek yang hampir sama dengan PUBG. Akan tetapi, ini masih berupa pertimbangan.

Dengan berita ini, Tencent diharapkan bisa mencari jalan tengah untuk menciptakan game yang lebih ramah. Semakin hari, semakin banyak saja negara yang melakukan pemblokiran atas game buatan Tencent ini. Jika tidak ada langkah jelas dari Tencent selaku pengembang, tentu ke depan akan semakin banyak lagi negara yang melarang masyarakatnya untuk bermain game PUBG. Tencent harus sebisa mungkin menekan dampak negatif akibat kecanduan game.

Beberapa waktu lalu, Tencent sebenarnya sudah membuat langkah untuk mengurangi kecanduan. Mereka membuat game managements yang bisa mengatur waktu bermain game. Akan tetapi, sepertinya langkah ini tidak menimbulkan perbedaan yang berarti. Masih banyak anak-anak yang terlanjur kecanduan bermain PUBG Mobile.

Kita tentu tidak bisa memungkiri adanya dampak negatif ketika terlanjur kecanduan bermain PUBG Mobile. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, kita sebagai player diharapkan lebih bijak saat bermain game ini. Jangan sampai game ini menjadi penghalang untuk melakukan rutinitas sehari-hari.

Leave a Reply