PUBG Mobile

PG.Barracx Resmi Lepas Tim PUBG Mobile

Tim PUBG Mobile PG.Barracx akhirnya melepaskan diri dari organisasi esports yang beberapa waktu terakhir ini menaungi mereka. Pada Sabtu, 15 Juni 2019 kemarin, melalui media sosial PG.Barracx, manajemen secara resmi telah mengumumkan bahwa tim PUBG Mobile mereka telah dibubarkan. Ini jelas bukan keputusan yang mudah bagi tim PG.Barrack sendiri.

Tim yang terdiri dari OkkyOzora, Vaio, Silentxx, dan Hijrah sepertinya tak akan membutuhkan waktu lama untuk segera menemukan tempat bernaung baru. Seperti yang kita ketahui bersama, turnamen PUBG Mobile akhir-akhir ini sedang sangat padat. Mereka harus segera mendapatkan rumah baru agar bisa terus bertanding dalam scene kompetitif PUBG Mobile.

Performa para mantan pemain PG.Barracx ini sebenarnya bisa dibilang cukup baik. Akan tetapi, jelas masih membutuhkan peningkatan. Melalui beberapa turnamen yang akhir-akhir ini diikuti oleh PG.Barracx, kita sudah bisa melihat bagaimana kemampuan tim ini.

Sebelum pada akhirnya resmi memutuskan untuk berpisah, tim ini sepertinya memang sudah terlihat sedikit underperformance, terutama untuk beberapa turnamen terakhir. Kita bisa lihat dari turnamen PUBG Mobile Campus Championship yang diikuti PG.Barracx. OkkyOzora yang masuk pada tim PG UPH Surabaya hanya mampu meraih posisi ke-6. Selanjutnya, tim ini juga tak mampu lolos untuk kedua kalinya pada kualifikasi PINC, yaitu yang diadakan di Jakarta dan Surabaya.

Lalu, yang paling baru, tim PUBG Mobile PG.Barracx ini juga mendapatkan undangan langsung untuk mengikuti PMCO Spring Split 2019. Akan tetapi, tim ini kembali mengalami kegagalan untuk menduduki posisi 5 besar. Mereka pun terpaksa pulang dengan tangan tangan hampa.

Louvre jadi Rumah Baru Mantan Tim PUBG Mobile PG.Barracx

Setelah resmi lepas dari PG.Barracx, tim ini pun kemudian direkrut oleh salah satu organisasi esports yang cukup besar, yaitu Louvre. Baru saja bergabung, mereka langsung menjajal kemampuan dengan mengikuti turnamen Mobile Legend. Tim yang terdiri dari OkkyOzora, Hijrah, Vaio, dan Silentxx mengikuti turnamen pertamanya bersama Louvre, yaitu PINC Regional Padang.

Pada turnamen regional yang satu ini, tim ini bergabung dengan tim-tim yang cukup kuat di Grup A. OkkyOzora pun harus menghadapi awal yang sangat berat sehingga tak bisa mendapatkan hasil yang memuaskan pada kualifikasi PINC regional Padang ini. Ia hanya mampu mengumpulkan 7 poin selama menjalani ronde pertama. Kemudian, pada ronde kedua, ia tak berhasil mengumpulkan satu poin pun. Hasil akhir yang didapat Louvre pun agak mengecewakan, yaitu hanya berada pada posisi 16 group state. Itu berarti perjuangan mereka untuk menuju final group otomatis terhenti. Ini tentu menjadi prestasi yang kurang memuaskan.

Bersama dengan rumah barunya, tim ini memang harus membangun chemistry yang kuat supaya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. OkkyOzora sendiri sebenarnya merupakan pemain yang sangat berbakat. Dia dikenal sebagai Sang Terminator. Semoga saja di tim barunya ini, prestasi tim ini semakin membaik dan bisa memenangkan berbagai kompetisi, entah itu kompetisi regional maupun nasional. Bahkan, diharapkan tim ini bisa sampai turnamen kelas dunia dan mengharumkan nama Indonesia.

Masih ada jalan panjang bagi tim ini untuk terus bertanding. Scene kompetitif PUBG Mobile di Indonesia masih sangat subur dibandingkan dengan cabang esports lainnya. Selama terus belajar dari kekalahan, tentu tim ini bisa menjadi kuat.

Lalu, bagaimana dengan PG.Barracx? Apakah mereka akan membangung tim PUBG Mobile baru? Kita coba lihat saja nanti.

Leave a Reply