PUBG Mobile

Polisi India Larang Anggotanya Main PUBG Mobile

Di beberapa negara, PUBG Mobile ditolak keberadaannya karena berbagai alasan. Bahkan, di negeri Tiongkok sendiri, game ini masih dalam proses perizinan dengan pemerintahan setempat. Sementara di India, hubungan game besutan Tencent ini dengan pemerintah India memang tidak lekas membaik. India dengan gencarnya terus melakukan usaha mengurangi penggunaan game buatan Tencent tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melarang anggota kepolisian akif India untuk memainkan game ini. Bahkan, tim kepolisian dilarang untuk sekadar menginstall game ini.

Sejak awal tahun ini, Central Reserve Police Force (CRPF) yang merupakan institusi kepolisian resmi India sudah melarang anggotanya untuk memainkan game PUBG Mobile. Saking ketatnya aturan ini, pihak kepolisian pun sering melakukan razia smartphone supaya tidak ada lagi anggota kepolisian mereka yang menginstall aplikasi game ini di smartphone. Alasan mereka melakukan hal tersebut adalah karena PUBG Mobile mempunyai dampak yang sangat buruk terhadap kapabilitas kepolisian sebagai seorang yang melayani masyarakat.

Alasan Kepolisian India Melarang PUBG Mobile pada Anggotanya

Game battle royale yang bisa dimainkan secara mudah di smartphone ini memang menarik perhatian masyarakat di berbagai dunia. Sejak perilisannya pada 9 Februari 2018 lalu, game ini terus berkembang hingga telah mencapai 100 juta pengguna aktif pada bulan Mei ini. Sayangnya, ekspansi game ini tak begitu mulus di berbagai negara, salah satunya di India.

Menurut Perwira Senior, CRPF, alasan utama pelarangan anggota kepolisian untuk memainkan PUBG Mobile adalah bahwa game ini mengakibatkan kecanduan. Kecanduan game mobile tentu akan sangat berpengaruh pada kemampuan operasional para anggota kepolisian. Banyak dari anggota kepolisian yang berhenti menjalin komunikasi dengan sesama karena lebih asyik bermain game saat ada waktu luang. Tak hanya itu, game ini juga sering menyebabkan berkurangnya kualitas tidur yang tentu dapat mempengaruhi kemampuan mereka sebagai anggota kepolisian.

Tak hanya itu, sang perwira pun menambahkan bahwa kecanduan game ini sangat memungkinkan untuk mencapai taraf yang mengkhawatirkan. Game battle royal yang cukup menarik dimainkan ini bisa membuat anggota kepolisian tidak disiplin lagi dengan waktu. Lebih parahnya lagi, game ini bisa mempengaruhi kinerja operasional sikap, dan agresivitas para anggota.

PUBG Mobile ini memang sangat digandrungi oleh masyarakat India dengan segala usia. Akan tetapi, banyak kabar yang menyebutkan bahwa game ini mempunyai dampak yang buruk dalam kehidupan sosial masyarakat. Hal ini yang mendorong pihak kepolisian melakukan langkah tegas, terutama dalam hal mendisiplinkan anggotanya untuk tidak memainkan game yang bisa membuat kecanduan hingga tingkat yang paling parah ini.

Dampak Buruk kecanduan PUBG Mobile

Penggunaan PUBG Mobile yang tidak bijak memang bisa sangat membahayakan bagi siapa pun. Terpaparnya stimulus kekerasan yang terjadi setiap hari dan terus menerus dalam game tentu sedikit banyak bisa mempengaruhi kehidupan di dunia nyata. Pemerintah mengkhawatirkan hal ini masuk ke alam bawah sadar para pemain dan membuat mereka melakukan kekerasan yang sama di dunia nyata.

Selain itu, pemain yang kecanduan PUBG Mobile juga tidak bisa mengatur waktu dengan baik. Mereka lebih mementingkan bermain game ini dibandingkan dengan beraktivitas normal di dunia nyata. Ini tentu bisa mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

Keluhan-keluhan tersebut tentu sudah didengar oleh pihak Tencent sebagai pengembang game ini. Tencent sendiri terus mengembangkan game yang lebih ramah pada masyarakat dan menekan dampak negatif yang muncul akibat game ini.

 

 

Leave a Reply