google
PUBG Mobile

Remaja India Ditangkap Karena Main PUBG Mobile

Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile merupakan salah satu permainan yang sangat menarik dan populer di berbagai negara di Indonesia. Akan tetapi, game battle royale versi mobile tersebut juga mendapat penolakan di berbagai negara, termasuk di negara asalnya sendiri juga di India. Di India, pemerintah bahkan mengeluarkan larangan bermain PUBG Mobile bagi aparat kepolisian. Aparat kepolisian juga menangkap remaja yang ketahuan bermain PUBG Mobile di tempat umum.

Salah satu remaja yang ditangkap bernama Siraj Ansari, pemuda asal Ahmedabad, Gujarat, India. Menurut keterangan polisi, alasan utama menangkap Siraj adalah karena bermain PUBG di ruang publik. Game ini memang sudah dilarang di Gujarat. PUBG Mobile tak boleh dimainkan di tempat umum. Karena melanggar peraturan tersebut, polisi pun akhirnya menangkan Siraj dan tiga teman lainnya.

Kronologis Penangkapan Siraj Ansari dan Kawan-Kawan Karena Bermain PUBG Mobile

Pada awalnya, Siraj Ansari dan ketiga temannya berkumpul di Mayur Cafe yang terletak di Kota Ahmedabad, Gujarat, sekitar pukul 10 malam waktu setempat. Mayur Cafe adalah sebuah kafe yang berada di tengah kota Ahmedabad yang memang biasa disambangi oleh para pemain PUBG Mobile untuk bermain bersama-sama. Pada saat Ansari tengah asyik bermain, tiba-tiba ada dua polisi yang menghampirinya. Dua polisi tak berseragam itu pun meringkus Ansari dan kawan-kawannya yang saat itu tengah “berperang” di PUBG Mobile.

Karena tak tahu apa yang tengah terjadi, Ansari CS pun merasa bingung. Mereka tak tahu apa kesalahan mereka hingga pada akhirnya polisi memberitahukan bahwa PUBG Mobile adalah permainan terlarang di Gujarat. Siapa pun yang memainkannya akan dibawa ke kantor polisi.

Sempat tak terima, Ansari CS akhirnya mafhum dan mengikuti aparat untuk dibawa ke kantor polisi. Mereka diinterogasi hingga berjam-jam. Pada akhirnya, Ansori CS pun berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan yang menjadi masalah tersebut.

Beberapa teman Ansari yang tak diringkus mengaku tidak habis pikir mengapa polisi justru repot-repot menangkapi para pemain PUBG Mobile. Padahal, pasti ada banyak sekali kejahatan di luar sana yang lebih penting untuk diselesaikan daripada menggiring sekumpulan remaja yang sedang bermain PUBG Mobile.

Alasan Pelarangan PUBG Mobile di Gujarat, India

Pemerintah Gujarat secara tegas sudah mengumumkan bahwa game besutan Tencent ini tak boleh dimainkan di tempat umum. Alasannya adalah game ini membawa dampak buruk terhadap kehidupan remaja. Karena terpapar kekerasan yang terus menerus, hal ini bisa sangat berpengaruh pada kehidupan mereka. Permainan ini bisa memicu kekerasan dan juga membuat para remaja tak lagi berkonsentrasi pada pelajaran mereka.

Di rumah-rumah, para orang tua juga mengeluhkan anak-anak mereka yang mulai tak peduli dengan lingkungan sekitar karena asyik bermain PUBG Mobile. Mereka bahkan menyebut game ini sebagai “Setan di setiap rumah”. Berdasarkan hal tersebut, PUBG Mobile pun dilarang untuk dimainkan para pelajar.

Masa Ujian Selesai, Larangan pun Dicabut

Karena desakan dari para pemuda di beberapa kota di Gujarat, akhirnya larangan bermain PUBG Mobile resmi dicabut oleh pemerintah. Sebab, larangan ini dianggap sangat konyol. Selama masa pelarangan, setidaknya ada 21 pemuda yang ditangkap. Hal ini tentu dapat mempengaruhi catatan sipil mereka. Tak adil rasanya hanya karena game, para remaja harus mempunyai catatan yang buruk.

Pemerintah pada dasarnya memang hanya melarang permainan ini pada masa ujian sekolah. Setelah masa ujian selesai, larangan ini pun dicabut.

 

Leave a Reply