PUBG Mobile

Reza Arap Ajukan Somasi Kepada Cupaw

Beberapa waktu lalu, Cupaw dianggap melanggar kontrak karena kedapatan membela tim lain. Padahal, status pemain bernama asli Bima Fauzan Azima ini adalah pemain aktif WAW Esports. Reza Arap sebagai pemilik pun sudah mengungkapkan kekecewaannya. Ia juga berniat untuk memberikan sanksi untuk Cupaw.

Ungkapan kekecewaan Reza Arap telah disampaikan secara tidak resmi melalui akun twitter pribadinya. Akan tetapi, sepertinya Cupaw tak menanggapi teguran tidak resmi dari pemilik WAW Esports tersebut. Perseteruan antara Reza “Arap” Oktavian dan Cupaw pun making memanjang.

Kemarin, per tanggal 2 Agustus 2019, pemilik WAW Esports ini mengajukan somasi (surat teguran resmi) kepada Cupaw. Reza Arap sepertinya memang sangat geram dengan sikap dari Cupaw yang tak menggubrisnya. Cupaw terlalu santai dan seperti tidak merasa bersalah atas kasus ini. Mau tidak mau, Reza Arap pun melakukan tindakan yang lebih formal.

Dalam postingan pada tanggal 2 Agustus di akun twitternya, Reza Arap menjelaskan bahwa surat somasi ini ia lakukan secara fair. Dari postingan tersebut, nampak jelas sekali bahwa Reza Arap sangat geram dengan sikap Bima atau Cupaw. Menurut Reza, Bima tidak merasa bersalah sama sekali atas pelanggaran kontrak ini. Ia masih hidup santai, nongkrong, dan bersenang-senang seperti biasa. Dengan surat somasi ini, diharapkan Cupaw bisa sedikit bertanggung jawab dengan kesalahan yang telah diperbuat.

Untuk Anda yang belum tahu, kasus Reza Arap dengan salah satu pemain PUBG Mobile terbaiknya ini bermula ketika Cupaw kedapatan bermain dengan tim lain. Ia bermain dengan Tim Louvre di salah satu turnamen yang diadakan di Bandung. Sikap ini pun jelas melanggar kontrak.

Atas tindakan tersebut, Reza kemudian berniat untuk memberikan sanksi kepada Cupaw. Sanksi tersebut di antaranya adalah tidak memperkenankan Cupaw untuk main di turnamen apa pun dengan tim mana pun dalam kurun waktu satu tahun karena telah melanggar kontraknya. Sanksi kedua, Cupaw juga harus mengembalikan 100% keuntungan yang sudah didapatkannya. Keuntungan tersebut termasuk gaji, royalti, endorsment, hadiah turnamen, bonus, dan banyak lagi yang lainnya.

Selain berniat memberikan sanksi, Reza Arap juga mempertanyakan loyalitas sang pemain. Cupaw memang berubah sejak beberapa bulan terakhir. Cupaw berdalih bahwa ia ingin membantu mencari nafkah untuk ibunya. Cupaw juga beberapa kali telah memaksa manajemen WAW Esports untuk mengizinkannya keluar dari WAW Esports. Akan tetapi, pengajuan pengunduran diri ini belum diproses oleh WAW Esports.

Selama membela WAW Esports, Reza Arap juga mengatakan bahwa Bima alias Cupaw ini sering sekali mengeluh karena gaji. Setelah ditelusuri ke pemain lain, ternyata hanya Cupaw yang mengeluh perihal gaji. Ini berarti bukan manajemen yang salah.

Bahkan, pada saat gelaran PMCO kemarin, Cupaw seperti tak mempunyai komitmen untuk bermain bagus dan menang. Ia selalu melipir seorang diri selama bermain.

Sampai hari ini, Cupaw memang belum secara resmi menyatakan pendapatnya atas kasus ini. Setelah adanya Surat Somasi yang dilayangkan oleh Reza Arap mewakili WAW Esports, konflik ini sepertinya akan terus berlanjut. Kira-kira, seperti apa kelanjutan kisah perseteruan antara Reza Arab dan WAW Esports? Nantikan kelanjutannya di sini.

Kasus ini sekaligus bisa menjadi pelajaran bagi seluruh pemain PUBG Mobile di Indonesia. Loyalitas dalam membela tim sangat penting. Jika hal ini hilang, tak hanya diri sendiri yang dirugikan, tetapi juga tim dan kawan-kawan seperjuangan lainnya. Semoga kasus ini segera selesai dengan baik.

Leave a Reply