PUBG Mobile

Sepi Prestasi, Cloud9 Bubarkan Divisi PUBG Mobile

Ada kabar mengejutkan yang datang dari tim esports asal Amerika Serikat, yaitu mengenai pembubaran divisi PUBG Mobile Cloud9. Di dunia esports, umur sebuah roster memang tak pernah ada yang tahu. Bahkan, organisasi esports yang menaungi roster tersebut pun tidak bisa memprediksi kapan pasukan mereka akan tetap bertahan. Kali ini, mau tidak mau kita harus mendengar berita kurang menyenangkan ini.

Meski perkembangan game PUBG Mobile di berbagai negara sudah mulai subur, ternyata ada juga organisasi esports yang justru membubarkan divisi game ini. Tentu ada beberapa faktor yang membuat organisasi harus melepas divisi PUBG Mobile mereka, salah satunya adalah karena minim prestasi. Hal inilah yang sekarang ini dialami oleh Cloud9.

Divisi PUBG Mobile Cloud 9 sudah dibentuk sejak awal tahun 2017 lalu. Meski sudah dua tahun berdiri, divisi ini gagal untuk memberikan prestasi yang baik untuk organisasi mereka. Pada awal dibentuk, mereka gagal memberikan impresi yang baik. Pada saat itu, Cloud9 tidak langsung membubarkan divisi PUBG Mobile mereka. Pihak manajemen ingin melihat perkembangan roster PUBG mereka. Sayangnya, sampai saat ini belum ada prestasi membanggakan dari roster mereka.

Jika melihat perjuangan divisi PUBG Mobile Cloud 9, memang benar tim ini terkesan kurang maksimal. Sepanjang tahun 2018 lalu, roster PUBG Mobile yang diisi oleh pemain asal Kanada, Amerika Serikat, dan Filipina tersebut hanya bisa meraih sedikit prestasi.

Selama memasuki tahun 2019, tim ini bisa dibilang mengalami performa yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari beberapa pertandingan yang sudah diikuti, tim ini beberapa kali berhasil masuk ke babak grand final. Sayangnya, mereka belum berhasil mendapat gelar juara. Posisi mereka mentok di peringkat kedua atau runner up.

Meski sudah menunjukkan perkembangan yang bagus, Cloud9 sepertinya masih tidak puas dengan performa roster PUBG Mobile mereka. Pihak manajemen pun akhirnya mengambil langkah yang cukup berani. Cloud9 akhirnya memutuskan untuk melepaskan keempat pemain PUBG Mobile mereka dan membubarkan roster mereka.

Kabar mengenai pembubaran ini sudah diumumkan oleh manajemen Cloud9 melalui postingan akun twitter mereka. Dalam postingan twitter tersebut, seperti biasa Cloud9 mengucapkan terima kasih kepada semua anggota tim. Mereka juga mendoakan semoga para pemain bisa mendapatkan tempat yang lebih baik untuk ke depannya.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi ke mana para mantan pemain PUBG Mobile Cloud9 ini akan berlabuh. Empat mantan roster PUBG Mobile Cloud9 adalah Thierry “Kaymind” Kaltenback yang berasal dari Kanada, Benjamin “Nerf” Wheeler dari Amerika Serikat, Magno “Pr0phie” Ramos dari Filipina, dan Hunter “hwinn” Winn dari Amerika Serikat.

Apakah akan ada organisasi esports lain yang akan segera memboyong para mantan pemain PUBG Mobile Cloud9? Kita doakan saja yang terbaik untuk para mantan pemain PUBG Mobile Cloud9.

Meski minim prestasi, roster PUBG Mobile bentukan Cloud9 sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Ke depan, jika mereka mendapatkan rumah baru, bukan tidak mungkin masing-masing pemain akan menunjukkan skill yang lebih bagus lagi. Mereka hanya perlu kerja sama yang kuat dari masing-masing pemain dan juga dukungan penuh dari organisasi. Dengan begitu, prestasi pun mungkin akan mengalir dengan lancar.

Demikian adalah kabar terbaru tentang PUBG Mobile dari negeri Paman Sam. Ikuti terus perkembangan dunia esports hanya di sini. Dapatkan berita-berita terupdate dari dalam negeri maupun dari mancanegara.

Leave a Reply