youtube
PUBG Mobile

Turnamen PEC 2019 Tutup Acara PUBG Mobile 2019

Turnamen PEC 2019 (Peacekeeper Elite Championship) menjadi penutup untuk rangkaian acara PUBG Mobile tahun ini. Tim-tim terbaik dari beberapa negara Asia, Eropa dan Amerika akan bertanding Xi’an, Tiongkok. Pertandingan berlangsung selama dua hari dimulai pada hari ini, 28-29 Desember 2019.

Dilansir dari dotesport, ign dan liquipedia, meski ini merupakan turnamen PUBG Mobile, namun game yang akan digunakan adalah versi Tiongkok-nya. Seperti diketahui, PUBG Corp. telah mengubah nama dan beberapa hal dalam permainan untuk menyesuaikan dengan regulasi di sana. Nama game pun berubah dari PUBG Mobile menjadi Game for Peace.

youtube

Seperti diketahui, pemerintah Tiongkok sempat mencekal game battle royale populer tersebut. Ini dikarenakan adanya unsur kekerasan, penggunaan senjata api dan dianggap memberikan dampak buruk pada anak. Pada akhirnya, ada beberapa hal yang dikurangi dan lahirlah Game for Peace sebagai PUBGM Tiongkok.

Di Tiongkok, turnamen PEC 2019 akan menjadi tujuan akhir bagi tim-tim yang sebelumnya bertanding di kompetisi regional. Sebelumnya mereka telah terlebih dahulu bermain Chinese Elite Peacekeeper Elite League. Tiga tim teratas dari liga tersebut berhak mewakili Tiongkok untuk bermain di tingkat internasional.

youtube

Adapun Peacekeeper Elite Championship ini menawarkan prize pool senilai $429.000. Nantinya hadiah tersebut akan diperebutkan oleh total 15 tim, dengan tiga perwakilan tuan rumah dan sisanya dari negara lain. Adapun 12 tim, selain dari Tiongkok, adalah yang baru-baru ini berpartisipasi dalam Fall Split Klub PUBG Mobile Club (PMCO).

Mereka menerima undangan langsung ke turnamen tanpa kualifikasi. Ada perwakilan dari Amerika Utara, Amerika Selatan, India, Asia Tenggara, dan Tiongkok sendiri. Sayangnya, juara Fall Split PMCO 2019, Bigetron Esports dari Indonesia, tidak ikut serta dalam turnamen tersebut.

youtube

Amerika Serikat memiliki tiga wakil di PEC 2019 yaitu Cloud9, Tempo Storm dan Omen Elite. Sementara Team Queso, tim asal Argentina dan Chili, menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan. Begitu pula dengan Eropa yang hanya diwakili oleh Team Unique dari Rusia.

Selain Tiongkok dan Amerika Serikat, tiga tim India juga akan berpartisipasi di PEC 2019. Mereka adalah Team Soul, SynerGe dan tim yang baru saja menjuarai PMAS India 2019, Fnatic.

Sementara empat negara dari Asia Tenggara masing-masing diwakili oleh satu tim. YOODO GANK dari Malaysia, OrangeEsports.CG dari Kamboja, FFQ dari Vietnam dan MEGA Conqueror dari Thailand. Four Angry Men, X-Quest F dan Tim Pro DKG menjadi tim tuan rumah.

Sebelum turnamen berlangsung, sempat terjadi beberapa perubahan peserta dan anggota tim karena berbagai alasan. Seperti Omen yang menggantikan Futbolist sebagai undangan.

Pergantian roster juga dilakukan Omen Elite dengan memasukkan Sixless dan Xifan untuk turnamen ini. Sedangkan tim YOODO GANK melakukan tiga pergantian roster sekaligus. Draxx, Jumper dan Fredo masuk untuk menggantikan GeeK, Zully dan iShotz.

Nantinya, pertandingan akan dimainkan dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga (TPP) di peta Erangel dan Miramar. Selama dua hari, semua tim melakoni total delapan pertandingan untuk menentukan klasemen akhir.

Turnamen ini berlangsung di venue International Convention & Exhebition Center Qujiang. Pada hari pertama ada empat pertandingan yang akan dijalani oleh 15 tim peserta. Pertandingan pertama di peta Erangel, kemudian kembali dilanjutkan di Erangel dan ditutup dengan dua pertandingan di Miramar.

Para penggemar bisa menyaksikan turnamen PEC 2019 secara langsung melalui saluran YouTube resmi PUBG Mobile Esports. Selain itu streaming juga bisa ditonton di PEC Official, HUYA Main stage, Douyu, eGame Penguin, Kuaishou, dan Tencent. Siaran tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa setempat (sesuai saluran streaming).

Leave a Reply