sketchfab
PUBG Mobile

Virus Corona Belum Reda, Predator League 2020 Harus Ditunda

Akibat virus corona yang menyebar di Tiongkok, berbagai pertandingan esports terpaksa ditunda, termasuk Predator League 2020. Sejak memanas pada awal Januari 2020 lalu, penyebaran virus corona belum juga reda hingga sekarang. Hal ini tentu saja berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia esports. Beberapa pertandingan esports nasional maupun internasional akhirnya ditunda untuk mencegah penyebaran virus yang makin meluas.

Beberapa waktu lalu, World Electronic Sports Games (WESG) 2020 yang mempertandingkan Dota 2 dan CS: GO resmi ditunda. Tak lama kemudian, babak kualifikasi ESL One Los Angeles 2020 untuk regional Tiongkok juga ditunda. Setelah itu, beberapa turnamen League of Legends juga terpaksa ditunda. Terakhir, pihak penyelenggara Predator League 2020 pun akhirnya ikut menunda turnamen mereka.

pubg.com

Dilansir dari Liquipedia dan Gamedaim, Predator League 2020 sebenarnya tidak dilangsungkan di Tiongkok. Turnamen esports yang diselenggarakan oleh ACER ini rencananya akan digelar di Manila, Filipina. Akan tetapi, seperti yang kita ketahui bersama, penyebaran virus corona berlangsung sangat cepat hingga ke negara-negara sekitarnya. Tak mau mengambil risiko lebih jauh, pihak penyelenggara pun memutuskan untuk menunda pertandingan.

Penundaan turnamen Predator League 2020 menambah daftar panjang penundaan esports akibat virus corona. Virus yang mewabah dengan cepat tersebut pun berhasil melumpuhkan berbagai bidang, termasuk esports. Pada 5 Februari 2020 lalu, pihak penyelenggara resmi menunda turnamen ini hingga waktu yang tidak ditentukan.

PUBG youtube

Untuk Anda yang belum tahu, Predator League 2020 adalah turnamen esports yang mempertandingan game DOTA 2 dan PUBG. Pertandingan ini diselenggarakan oleh ACER.  Akan ada 12 tim untuk cabang esports DOTA 2 dan 16 Tim untuk cabang esport PUBG. Tim-tim tersebut berasal dari berbagai negara di Asia Pasifik yang telah lolos babak kualifikasi. Mereka seharusnya dijadwalkan bertanding di Manila pada bulan Februari ini, tepatnya pada tanggal 19 – 23 Februari 2020.

Untuk turnamen Predator League 2020, Indonesia juga telah melangsungkan babak penyisihan negara. Dalam hal ini, Indonesia mengirimkan 1 wakil untuk cabang esports PUBG dan DOTA 2. Satu tim yang mewakili Indonesia dalam cabang esports PUBG adalah Victim Rise. Sementara itu, satu tim lainnya yang mewakili DOTA 2 adalah BOOM Esports.

PUBG youtube

Untuk Sobat Gamers yang penasaran siapa lawan Indonesia di cabang esports PUBG, berikut adalah 16 tim yang lolos ke Predator League 2020 PUBG.

  1. ArkAngel – Filipina
  2. Miraculum Gaming – Filipina
  3. Team Immunity – Australia
  4. Danawa e-sports – Korea Selatan
  5. Purple Mood Esports – Thailand
  6. SharpeR White – Thailand
  7. DetonatioN Gaming White – Jepang
  8. Rascal Jester – Jepang
  9. PandaCute – Hongkong
  10. Team Curson – Taiwan
  11. Victim Rise – Indonesia
  12. GameHouse Esports – Vietnam
  13. Renaissance – Singapura
  14. Indian Rivals – India
  15. MP5 – Macau

Dan Battle Arena Elite – Malaysia

Sementara itu, 12 tim yang akan bertarung di cabang esports DOTA 2 adalah sebagai berikut.

  1. Reality Rift – Singapura
  2. Flower Gaming – Malaysia
  3. Veteran – Myanmar
  4. Neon Esports – Filipina
  5. Lowkey Esports – Filipina
  6. TNC Predator – Filipina
  7. The Council – Bangladesh
  8. IMG – Mongolia
  9. 496 Gaming – Vietnam
  10. Sara Kollo – Sri Lanka
  11. Boom Esports – Indonesia
  12. STR – Taiwan

Terkait dengan informasi penundaan ini, ACER hanya mengungkapkan bahwa turnamen ini akan ditunda hingga Juni atau Juli mendatang. Pihak penyelenggara akan mengikuti bagaimana perkembangan virus corona tersebut. Setelah itu, mereka akan menentukan kapan jadwal yang tepat untuk menggelar turnamen Predator League 2020.

Demikian informasi terkait penundaan Predator League 2020. Nantikan terus informasi seru lainnya di sini, ya.

Leave a Reply